Selasa, 16 Desember 2014

Komposisi Fotografi


Ketika mengkomposisi, cobalah untuk membawa pandangan mata pemirsa lurus ke arah subjek. Jangan biarkan pandangan mata mereka mencari sekeliling frame dengan bebas. Untuk itu, anda dapat menggunakan beberapa bentuk garis berbeda dalam komposisi anda, seperti garis diagonal dan garis cembung atau cekung yang dengan mudah mengarahkan perhatian langsung ke elemen. Juga, bentuk melengkung dan lingkaran dapat sangat membantu membawa pandangan mata mereka tetap di dalam frame dan yang paling penting, mengumpulkan semuanya di dalam.

Sempurnakan background:


Banyak fotografer yang lupa bahwa background dapat menentukan hasil foto bahkan lebih besar daripada subjek itu sendiri. Mempunyai subjek yang menarik tidak berarti anda pasti akan mendapatkan hasil yang baik. Semakin anda sempurnakan background anda, semakin banyak kesempatan yang anda dapatkan untuk mendapatkan foto-foto terbaik. Jadi, tidak peduli subjek apa yang anda foto, anda perlu memperhatikan apa yang ada di dalam background anda, untuk menghilangkan elemen-elemen yang tidak perlu atau memasukkan pola elemen yang menarik, atau sebuah garis yang tajam. Hal ini dapat diterapkan di jenis foto apapun. Jika anda mengambil foto potrait, anda harus mengaburkan atau blur background anda untuk membuat orang yang anda foto tampak lebih tajam, dan jika anda adalah fotografer perkotaan atau senang foto jalan, anda harus memperhatikan settingan terbaik kamera anda, sempurnakan komposisinya dan tunggulah subjek anda. Walaupun anda mengaburkan background anda atau memasukkannya dalam foto, anda tetap harus mengkomposisikannya agar tetap serasi dengan subjek anda dan hilangkan elemen-elemen yang tidak diinginkan.

Biarkan ruang kosong disekitar subjek:


Terkadang, foto yang bagus dapat menjadi jelek karena sesuatu yang disebut “kekurangan udara” atau terlalu penuh tanpa ada ruang kosong disekitarnya. Subjek tersebut kebanyakan ditempatkan ditengah gambar dengan ruang kosong yang kecil dilihat dari setiap sisi bingkainya. Untuk masalah ini, tempatkan subjek di satu garis potong, anda perlu berimajinasi untuk itu, dan anda mendapatkan cukup ruangan untuk foto tersebut bernafas. Misalnya, pada masalah portrait, merupakan ide yang baik untuk memberikan ruang searah dengan pandangan subjek. Atau, dalam kasus memotret subjek yang bergerak, adalah lebih baik untuk memberikan ruangan kosong di depan subjek tersebut.

Sebuah frame dalam frame:


Ini adalah teknik komposisi lama; dan masih terpakai untuk banyak jenis subjek. Dengan memasukkan frame subjek anda berikut elemen-elemen nya, anda akan memaksa mata pemirsa untuk melihat melalui subjek. Dengan begitu anda seperti memberitahukan pada pemirsa seperti apa dan dimana melihatnya (melihat subjek yang dimaksud), tidak perlu lagi bertanya sampai menemukan titik yang menarik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar